News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

F. Edison Hengki, Cakades No. 3 dan Arah Baru Pembangunan Desa Golo Mbu

F. Edison Hengki, Cakades No. 3 dan Arah Baru Pembangunan Desa Golo Mbu
F. Edison Hengki, Cakades No. 3 dan Arah Baru Pembangunan Desa Golo Mbu


Oleh: Sil Joni*


Tak lama lagi, kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), akan digelar.  Desa Golo Mbu, menjadi salah satu Desa di Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang menyelenggarakan ‘pesta demokrasi’ di level Desa itu. Beberapa nama sudah ditetapkan sebagai ‘calon kepala desa (Cakades)’ definitip. Salah satu dari Cakades itu adalah F. Edison Hengki, seorang tokoh muda yang kritis, inovatif, potensial, visioner dan energik. Dalam Pilkades Desa Golo Mbu kali ini, beliau mendapat nomor urut 3 (Cakades No. 3).

Baca: Sisi Kemanusiaan "Cakades Saverius Banskoan"

Kepada media ini, di Labuan Bajo, (12/9/2022), Edison Hengki mengutarakan motivasinya maju dalam kontestasi Pilkades Desa Golo Mbu dan membeberkan visi pembangunan politik yang bakal diterapkannya ketika mendapat legitimasi dari publik Desa Golo Mbu. Edison merasa terpanggil untuk ‘mengubah atau memperbaiki wajah Desa Golo Mbu’, dengan mengoptimalkan pengetahuan dan kepasitas politik yang dimilikinya. Di mata Edison, Desa Golo Mbu itu sebetulnya bisa menjadi Desa makmur dan unggul jika dikelola dan ditata dengan kepemimpinan politik yang profesional dan terukur. 

Edison maju dalam gelanggang kompetisi Pilkades Desa Golo Mbu dengan mengusung gagasan yang brilian. Ide-ide inovatif yang ditawarkannya dilihat sebagai semacam 'arah baru pembangunan Desa Golo Mbu'. Tidak ada cara lain untuk mempercepat kemajuan Desa, selain menempuh 'arah baru' itu. Sebagai Cakades, Edison bertekad untuk coba menggunakan rute baru dalam mendesain dan mengimplementasikan konsep pembangunan di Desa Golo Mbu jika terpilih.

'Arah baru' yang ditawarkan Edison itu, tentu berangkat dari visi politik yang jelas dan terukur. Satu yang pasti bahwa Edison hendak membawa Desa Golo Mbu ke arah yang lebih baik. Cita-cita luhur ‘mengubah wajah Desa Golo Mbu’ itu, tertuang dalam bentuk visi politik yang dirumuskan dengan sangat elegan. Edison maju dalam kompetisi ini dengan mengusung visi: “Terwujudnya Masyarakat Desa Golo Mbu yang Unggul, Kreatif, Inovatif, Berdaya saing dan Sejahtera”. 

Untuk mewujudkan ‘visi politik’ itu, Edison coba mengelaborasinya dalam bentuk misi yang bersifat konkret dan realistis. Bagi Edision, pembangunan Desa Golo Mbu kedepannya akan berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan fasilitas pendukung.  Desa yang makmur dan sejahtera tentu berawal dari masyarakat yang unggul, kreatif dan inovatif serta memiliki daya saing.

Karena itu, Edison mendesain  strategi bagaiamana ‘menerjemahkan’ visi itu ke dalam bentuk misi dan program yang terukur. Pelbagai program tersebut dirancang sebagai jawaban terhadap aneka persoalan yang dihadapi oleh warga Desa Golo Mbu selama ini. 

Pertama, menurut Edison, kunci utama keberhasilan program pembangunan Desa adalah kerjasama antara segala komponen yang ada (Pemdes, BPD, pelaku usaha serta masyarakat secara umum). Kedepannya pemerintah Desa Golo Mbu akan mengupayakan keterlibatan semua pihak dalam proses pembanguna Desa. Kerjasama antara semua komponen diharapkan mampu mewujudkan program-program yang bersifat pemberdayaan dan peningkatan fasilitas pendukung demi terwujudnya masyarakat yang produkftif dan mandiri.

Baca: PEMDES Terong Berkomitmen Jumlah Stuntting Menurun Pada Tahun 2023

Kedua, lebih lanjut, Edison berkomitmen untuk membenahi aspek pelayanan. Baginya, pelayanan adalah bukti nyata kepedulian Pemdes terhadap masyarakatnya. Pelayanan yang cepat, tepat dan humanis mesti diwujudkan dalam pemerintahan Desa Golo Mbu kedepannya. Budaya kerja yang mengandung nilai-nilai kejujuran, komitmen, adil, tanggung jawab, bebas dari kepentingan serta beretika akan menjadi sebuah keharusan dalam menjalankan pelayanan di Desa Golo Mbu. Model pelayanan yang seperti ini, akan membuat segala keperluan masyarakat bisa diselesaikan dengan cepat sehingga kegiatan masyarakat dapat terlaksana sesuai dengan target dan perencanaan.

Ketiga, optimalisasi peran Bumdes, menjadi prioritas perhatian Edison dalam mendongkrak pendapatan ekonomi warga Desa. Bagi Edison, Bumdes merupakan perpanjangan tangan pemerintah desa dalam rangka membantu perokonimian atau pelayanan kepada masyarakatnya. Bumdes Desa Golo Mbu kedepannya akan menjalankan perannya secara maksimal dalam hal pengelolaan usaha, pemanfaatan aset desa, mengembangkan investasi serta menyediakan jasa pelayanan untuk kesejateraan masyarakat Desa Golo Mbu. Pengelolaan Bumdes desa golo mbu akan berlandaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong dengan mengedepankan prinsip profesional, terbuka dan bertanggung jawab, partisipatif, memproritaskan sumber daya lokal dan berkelanjutan. (Bdk. PP No. 11 Tahun 2021 Tentang Badan Usaha Miliki Desa).

Keempat, perhatian pada perbaikan infrastruktur dasar. Menurut Edison, kesejateraan masyarakat akan terwujud melalui perbaikan fasilitas yang sifatnya meneuhi kebutuhan dasar warga. Ketersediaan air minum, fasilitas pendidikan dan kesehatan serta jalan khususnya menuju TPU masih menjadi masalah yang dihadapi masyarakat Desa Golo Mbu saat ini. Penuntasan permasalahan ini akan menjadi prioritas pemerintah Desa Golo Mbu kedepannya sehinggan masyarakat yang makmur dan sejahtera dapat terwujud.

Kelima, selain itu, Edision juga sangat peduli dengan masalah kesenjangan. Baginya, kesenjangan sosial dan ekonomi merupakan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Desa sebagai komponen paling bawah dalam tatanan birokrasi. Permasalahan seperti ini juga terjadi dalam kehidupan masyarakat desa Golo Mbu, sehingga kemakmuran dan kesejateraan masih sulit untuk digapai. Dirinya bertekad untuk menakhiri isu kesenjangan melalui kebijakan pembangunan Desa yang pro pada dimensi kebaikan bersama.

Keenam, di mata Edison, potensi pertanian di Desa Golo Mbu bisa diintegrasikan dengan pariwisata. Karena itu, dirinya berjuang untuk menerapkan konsep pembangunan wisata pertanaian di Desa tersebut. Bagi Edison, pembangunan agrowisata yang berbasis masyarakat akan menjadi konsen pemerintah Desa Golo Mbu kedepannya. Potensi lahan yang masih tersedia dan keberadaan masyarakat yang masih alamiah, patut mendapat program pemberdayaan yang  diharapkan bisa berdampak pada peningkatan pendapatan dan bermuara pada perbaikan kesejateraan umum (Bdk. PP No. 110 Tahun 2015 Usaha Wisata Holtikutura).

Baca: Soal Pemilihan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Terong, Kades Soroti Obyektivitas

Untuk diketahui bahwa F. Edison Hengki merupakan salah satu figure muda potensial yang sudah sejak muda terlatih dalam dunia gerakan kepemudaan dan partai politik. Beliau sudah sangat berpengalaman hidup dalam dunia organisasi. Tidak heran, jika kini, Edison terlihat semakin matang dan bijak dalam membaca dan mengatasi persoalan yang terjadi termasuk problem politik yang terjadi di Desa Golo Mbu. Dia mau berjuang dan mengabdi secara total untuk kemajuan Desa Golo Mbu.

0 Komentar